Jumat, 15 Juli 2011

Sinopsis Drama dan Film Korea

Sinopsis Pasta Episode 1


Casts :

Gong Hyo Jin as Seo Yoo Kyung
Lee Seon Kyun as Choi Hyun Wook
Alex Clazziquai as Kim San
Honey Lee as Oh Se Young

Suatu pagi, Yoo kyung berangkat ke pasar untuk membeli stok untuk restaurant dan memperbaiki order untuk si pria telur. Mengambil ikan mas gratis dari kasir, Yoo kyung bersiap menyeberang jalan saat tiba2 seorang pria yang sedang terburu-buru menabraknya. Membuat plastik berisi ikan mas-nya terbuka. Yoo kyung berusaha memungut ikan masnya yang melompat-lompat sebelum lampu berubah.

Salah seorang penyeberang jalan adalah Choi Hyun Wook, ia berhenti dan menolongnya. Hyun Wook berkata agar Yoo kyung merapatkan kedua tangannya lalu menuang air dari botol mineralnya dan meletakkan ikan itu di tangan Yoo Kyung.

Setelah sampai di seberang, mereka saling mengucapkan selamat tinggal. Yoo kyung berterima kasih pada Hyun Wook, tapi Hyun Wook sadar, bagaimana dengan belanjaaan Yoo kyung? Akhirnya Hyun Wook mengantar Yoo Kyung sampai tujuan.

Keadaan itu membuat Yoo Kyung agak canggung tapi juga deg-degan, Awalnya Yoo kyung curiga dengan orang asing yang pintar omong ini, "Dia pasti playboy", tapi ia sangat sopan dan terus bicara fokus pada problemnya (ikan emas). Yoo Kyung kemudian berpikir, "Lalu ia seorang gentleman?"

Mereka berjalan bersama, dengan Hyun Wook beberapa kali menuang air ke tangan Yoo Kyung. Sepanjang jalan Hyun Wook berbicara mengenai fakta2 lucu mengenai ikan mas yang - hanya punya ingatan selama 2 detik.


Sampai ke restaurant, mereka sekali lagi enggan berpisah, mereka saling tertarik, tapi ini aneh. Lalu Hyun Wook pergi, tapi kemudian Yoo Kyung sadar ia tidak bisa membuka pintu dan minta Hyun Wook membukankan untuknya. Kuncinya tidak ada di tas punggung Yoo Kyung, jadi ia minta Hyun Wook mengambil di kantong jaketnya. Benar2 situasi yang aneh.


Hyun Wook bercanda, apa kau sengaja berkata kau tidak ingat dimana kau meletakkan kuncimu agar aku mencari kemana-mana? Akhirnya Hyun Wook mendapatkan kuncinya, tapi bukannya langsung membuka pintu, ia memikirkan sesuatu.

Dengan sedikit cengiran, Hyun Wook tanya "Apa nanti malam kau bebas?" Yoo Kyung terperanjat, Hyun Wook tertawa, "Mengapa ragu-ragu? Kau seharusnya menolak jika diajak untuk pertama kalinya."

Yoo Kyung berkata ia bebas setelah jam 11 malam. Hyun Wook menjawab, "Pria dan wanita bertemu dalam kencan pertama mereka di waktu seperti itu hanya ada satu hal yang bisa dilakukan. Tidur bersama. Itu pasti bukan maksudmu, tapi aku senang dengan pikiran itu." Yoo Kyung berkata karena aku baru selesai kerja jam segitu. Aku hanya berpikir mau membelikan bir dan berterima kasih. Hyun Wook, kau bisa meletakkan ikan itu sebentar dan mencari kuncinya sendiri, tanpa membuatku merabanya kesana-kemari.

Hyun Wook, baik, ayo ketemu jam 11 malam. Di tempat yang sama, di jalan. Tidak malam ini, tidak besok pagi, tapi lusa. Aku pura2 aku sudah ditolak malam ini dan besok pagi, demi harga dirimu, ok?

Hyun Wook akan pergi tapi kemudian kembali dan tanya arah, apa Yoo Kyung tahu dimana La Syefa? Ia harus bekerja di sana. Kata2nya membuat Yoo Kyung sadar Hyun wook pasti anak baru, asisten yang akan kerja mulai besok. Lalu Yoo kyung meninggalkan bahasa resminya dan mulai mengantarnya berkeliling dapur dan menganggap Hyun Wook anak buahnya.

Yoo Kyung sebenarnya membuat kesalahan, ia tidak tahu bahwa chef mereka baru saja dipecat oleh Manajer Sol. Ia tidak puas dengan makanannya, yang menjadi biasa dan tidak menarik. Hyun Wook bukan si asisten, tapi ia membiarkan Yoo Kyung menjadi boss dan mengantarnya berkeliling, Hyun Wook tersenyum.

Dia pergi dengan kata2 yang membuat Yoo Kyung bingung, ikan mas itu sayangnya akan segera mati- mereka tidak cocok dengan dapur, karena mereka perempuan.

Sorenya, Yoo Kyung harus berhadapan dengan cutomer yang mengesalkannya, yaitu Kim San (Alex Clazziquai). Yoo Kyung mengajak Kim San keluar dari restaurant dan minta ia jangan datang lagi ke sini yang tidak ditanggapi oleh Kim San.



Keesokan harinya, para staf dapur kaget karena mendengar chef mereka sudah dikeluarkan dan mereka akan menyambut chef yang baru. Hyun Wook berjalan masuk, dan Yoo Kyung menyadari bahwa Hyun Wook adalah chef baru itu dan si asisten adalah anak muda yang berdiri di belakangnya.

Hyun Wook menyalami para stafnya dan semua terpesona padanya. Dengan menahan malu, Yoo Kyung mengenalkan diri sebagai asisten pasta.

Para staf siap untuk menyajikan makan malam, Hyun wook berkata siapkan saja seperti biasanya. Dia mundur dan dengan tenang melihat cara kerja mereka. Dia dan yoo Kyung tidak menyangkal pernah bertemu sebelumnya, mereka tetap profesional, meskipun jelas ada 'percikan' diantara mereka.

Saat semua selesai, Hyun Wook berkata pada manajer dengan tenang bahwa dapur kacau sekali. "Ini bukan dapurku. Dapurku baru akan mulai."


Yoo Kyung tambah kaget saat ia akan berangkat pagi harinya, Hyun Wook juga ada di lift apartemennya. Hyun Wook pasti juga tinggal di gedung ini.


Hyun Wook tetap cool dan tidak bereaksi saat ia berkata, masih merasa malu, Yoo kyung minta maaf atas perlakuannya pada Hyun Wook sebelumnya, mengiranya sebagai asisten baru. Hyun Wook tampak tidak tertarik, tapi kata2nya kontras dengan gayanya, "Jangan lupa kencan kita malam ini jam 11." Hyun Wook melangkah keluar tanpa menoleh.

Hari ke-2 benar2 berbeda dengan hari pertama. Hyun Wook sekarang menguasai dapur, ia sudah cukup melihat dan siap menekankan standarnya yang tinggi. Sayangnya bagi para staff, pekerjaan mereka jauh dari sempurna. Saladnya seperti sampah, pastanya terendam dengan minyak, dan macam-macam. Bukannya menegur dengan tenang, Hyun Wook mengagetkan mereka semua dengan melempar makanan yang tidak memenuhi standar ke lantai. Dia mengambil piring berisi pasta dan melemparkannya ke dada juru masak yang lain. Semua tertegun dan diam, juru masak mulai mengulang lagi.

Dan untuk membuat semuanya semakin runyam, seorang pelanggan yang sangat cerewet duduk di ruang makan dan mencium lobsternya. Keras, lalu ia mengembalikannya ke dapur. Kemudian untuk yang kedua, dia melihat lobsternya beku padahal di menu tertulis segar. Wanita itu mengembalikan lagi lobsternya.

Dua orang yang sedang makan malam di dekat meja itu menikmati semuanya dengan tertarik, Itu Kim San dan teman kencannya Oh Se young yang seorang ahli masak TV. Dia mengenali wanita itu adalah pengkritik makanan.



Saat piring lobster kembali untuk yang ketiga kalinya, Hee joo sang koki tidak tahan lagi. Murka, dia mengambil 2 ekor lobster segar dan membantingnya ke meja wanita itu. (sound familiar scene..). Beraninya anda menuduhku menggunakan produk yang jelek dan kasar sekali mengembalikan piring sampai 3 kali!


Hal ini, tentu saja membuatnya dipecat.

Sementara itu, sepasang juru masak mencoba berciuman di ruang belakang dan tertangkap basah oleh Hyun Wook sendiri, Juga dipecat.

Keduanya memohon agar Hyun Wook mengampuni mereka, tapi dengan dingin Hyun Wook mengabaikan mereka. Saat Hyun Wook berjalan melewati Yoo Kyung, Yoo Kyung menjadi gugup dan tanpa sengaja menghalangi jalan Hyun Wook, maka ia harus menyingkirkan Yoo Kyung ke samping. Masalahnya, Yoo Kyung membawa satu mangkuk besar es, saat Yoo Kyung tersandung, esnya jatuh...ke penggorengan panas.

Dapur menjadi kacau, Hyun Wook dengan refleks menarik Yoo Kyung dan melindunginya dari hujan minyak panas.


Setelah jam makan malam usai, Hyun Wook ganti menegur mereka, Hee joo masih tidak terima mengenai lobsternya. Hyun wokk memarahinya, Hee Joo menyimpan lobster segar dalam kotak styrofoam. Itu berarti meskipun lobsternya dimasukkan lemari es, tetap tidak mendinginkan, membuat daging lobster menjadi keras. Lebih lagi Hee joo kasar dengan pelanggan.

Kedua, juru masak Mi Hee, yang tadi berpacaran. Hyun Wook menghukumnya untuk meletakkan tangan Mi hee yang kotor ke wajah, rambut, dada pacarnya. Berciuman hanya boleh diluar dapur!

Wanita ketiga, Chan hee, melepas celemeknya dan marah, ia tidak bisa bekerja dengan tiran seperti Hyun Wook. Hyun Wook tidak masalah dengan itu.

Terakhir, Hyun Wook menghadapi Yoo Kyung. Dalam dapur yang penuh pisau, api, dan minyak, yang paling berbahaya adalah minyak. "Melakukan sesuatu yang gila dengan es dalam dapur, tentu saja kau juga dipecat."

Mi hee membuat permohonan terakhir untuk pacarnya, berkata bahwa tanpa dirinya, pacarnya tidak akan melakukan kesalahan seperti ini lagi. Hyun wook mendengar permohonannya dan dengan malas menjawab, "Ok" Dia membubarkan para staf. "Kalian sudah bekerja keras menyebabkan banyak kecelakaan hari ini" Lalu ia pergi, ia bergumam dengan pelan, "Sekarang tidak ada wanita di dapurku."

Kata-kata terakhir ini terngiang di benak Yoo Kyung, kemudian ia teringat kata2 Hyun Wook tentang ikan yang tidak cocok di dapur. Ia sadar "Dia sudah merencanakannya dari awal."



Malam Itu, saat ia menuju lokasi "kencan" mereka, dia berkata "Bagaimanapun, kau tetap akan memecat wanita, bukan?"

Hyun Wook tidak menjawabnya, hanya bertanya, "Kau belum pernah berkencan dengan pria sebelumnya, kan?" Hyun Wook mendekat dan berkata, "Ayo kita berkencan." 


Sinopsis Pasta Episode 2


Setelah Hyun Wook berkata "Ayo kita berkencan", lampu berubah menjadi merah dan mereka sekarang berada di tengah lalu lintas. Mereka tidak mempedulikan mobil2, di selitar mereka dan mereka bercakap-cakap.


Yoo Kyung bertanya-tanya, apa Hyun Wook mengajaknya berkencan karena merasa bersalah karena telah memecatnya, Hyun Wook : "Aku sama sekali tidak menyesal." Hyun Wook menjelaskan : Tidak ada wanita di dapurku. Kau tidak dapat bekerja di dapurku.

Lampu berubah menjadi hijau lagi, menandakan ini saat untuk Yoo Kyung mengambil keputusan, Hyun Wook ingin menggandeng Yoo Kyung, ia menyingkirkan tangan Hyun Wook. Pesannya jelas, dan Hyun Wook berkata padanya, lakukan saja semaumu dia tidak peduli dengan wanita yang tidak menyukainya. Hyun Wook berjalan pergi tanpa menoleh.


Ketiga wanita yang dipecat (Hee joo, Chan hee, Mi hee) minum malam itu, dan ingin tahu dengan sikap antipati Hyun Wook pada wanita yang bekerja di dapur. Yoo Kyung tidak menceritakan tawaran Hyun Wook mengajaknya kencan, dan mereka masih bertanya-tanya mengenai sikap Hyun Wook pada wanita. Mereka mengeluh karena kehilangan pekerjaan, berkata bahwa Yoo Kyung adalah yang paling buruk dari mereka semua, karena ia dipecat pada hari pertama ia memasak, Yoo Kyung tidak memiliki pengalaman dan harus mengulang lagi di dapur yang baru dari awal.


Mereka tidak mengerti keadaan Hyun Wook, ini berkaitan dengan masa lalunya, kita bisa melihat masa lalunya melalui memori di mata Se-young. Se Young mengingat kembali saat dia masih bekerja di dapur, dan memiliki hubungan dengan Hyun Wook. Tapi dari ekspresi Se Young, hubungan mereka tidak berjalan dengan baik dan ia masih merasa sakit dengan itu.



Ke-empat wanita itu berjalan terhuyung2 karena mabuk, kembali ke apartemen mereka. Yoo Kyung merasa paling tidak enak, ia harus berjuang agar tidak muntah. Saat mereka lewat, seorang pejalan kaki melihat mereka - Kim San, si pelanggan La Sfera.

Dia mengikuti Yoo Kyung saat ia bergegas untuk muntah, Kim San menawarkan bantuan dengan mengurut punggung Yoo Kyung. Kim San menebak pasti Yoo Kyung baru dipecat. Yoo Kyung tidak mau mengakuinya. Yoo Kyung bercanda dengan Kim SAn beberapa saat, memanggilnya pengangguran, yang tentu saja salah dan Kim san membiarkannya. Kim San juga tinggal di apartemen yang sama.




Paginya, Hyun Wook sampai ke restaurant dengan mood yang bagus. Menyingkirkan semua nama
wanita dari loker mereka, Hyun Wook kaget sekali, saat membuka lokernya sendiri dan menemukan seseorang di dalam loker, tertidur dan bau minuman keras. Yoo Kyung.


Dia bangun dan Hyun Wook melihat Yoo Kyung dengan kebingungan, keduanya bingung. Yoo Kyung : "Kau pagi sekali." Hyun Wook : "Bukankah kau lebih pagi ?"

Yoo Kyung meralat,"Aku tidak datang awal, aku hanya tidak pulang ke rumah. Jika aku pulang, aku tidak punya keberanian untuk kembali." (Yoo Kyung bergumam, loker Hyun Wook nyaman sekali..paling besar dan enak dan hangat..)

Yoo Kyung mengangetkan Hyun Wook dengan berkata, "Aku tidak akan berhenti, aku akan terus bekerja di sini." Bodoh jika aku menerima ini begitu saja, aku sudah bekerja disini selama tiga tahun sebelum akhirnya punya kesempatan untuk masak. Yoo Kyung mengungkapkan keputusannya dengan tegas, lalu jadi gugup.

Yoo Kyung merasa kakinya kram (ya iya..tidur kaya gitu di loker..), Hyun Wook secara otomatis memijat kakinya dan melihat Yoo Kyung dengan heran. Yoo Kyung berkata dengan memelas, "Aku ingin membuat pasta."



Pagi saat meeting staf, Hyun Wook tidak mengakui kehadiran Yoo Kyung tapi juga tidak mengusirnya. Hyun Wook mengatur menu dengan para koki dan mengeluh, Salad adalah menu untuk diet, tapi pastanya adalah spaghetti saus krim dengan daging asap dan telur. Ini tidak masuk akal, jadi Hyun Wook menggantinya dengan hidangan dari udang.

Tapi salah satu Koki, Seok ho berkata, ini susah begitu saja mengubah menu. Hyun Wook keterlaluan.

Saat mereka menyiapkan makan siang, semua koki mengantisipasi jika terjadi bencana, Hyun Wook membuat masalah sendiri dengan perubahan menu. PAra koki tidak melawan, tapi mereka tidak bekerja dengan senang.

Seperti yang telah diperkirakan, sesi makan siang kacau, banyak pelanggan mengeluh karena terlalu lama menunggu. Di dalam dapur, Hyun Wook dengan nyaring, tidak puas, berteriak sendiri, juga menambah ketegangan.

Anehnya, Hyun Wook melakukan sesuatu yang tidak terduga, Ia keluar ke arah ruang makan dimana tiga orang pemuda duduk. Hyun Wook tanya apa mereka mau mengecek makanan, dan mereka akhirnya mengikuti Hyun Wook ke dapur.

Sepertinya mereka bertiga pernah bekerja dengan Hyun Wook sebelumnya dan Hyun Wook sudah memanggil mereka untuk menggantikan ke-3 wanita yang ia pecat.

Hyun Wook menempatkan mereka di posisi baru menggantikan ke tiga wanita yang lain. Hyun Wook juga menyingkirkan Yoo Kyung (yang ia panggil dengan ikanmas dengan memori dua detik). Yoo Kyung tentu saja protes tapi Hyun Wook tidak peduli dan memberikan posisi Yoo Kyung pada orang baru.

Setelah restaurant tutup, koki baru bersama Hyun Wook pergi minum. Mereka tanya apa Hyun Wook masih bertingkah seperti ini karena "wanita itu". Mereka berdebat agar Hyun Wook berubah karena masih banyak wanita yang benar2 pintar memasak dan setia dengan pekerjaannya.

Di tempat lain, koki lama juga minum bersama. Mereka mengeluh tentang chef baru ini, "Jika penggorengan kita dicuri, kita tidak punya apa-apa." Seok ho terlihat marah.

Di restaurant, Yoo Kyung merasa lapar dan ia makan sisa pasta di restaurant, saat makan ia berkata pastanya lumayan enak, cukup enak untuk disajikan untuk makan malam. Hyun wook tidak pernah mencicipi masakannya, jadi bagaimana ia bisa tahu?

Paginya, Yoo Kyung datang lagi, tapi hari ini Hyun Wook tidak berniat main2 lagi. Yoo Kyung bahkan memohon agar bisa tetap bekerja sebagai asisten seperti dulu, tapi ditolak oleh Hyun Wook dan ia menugaskan orang lain mengambil pekerjaan Yoo Kyung.

Koki yang baru mencoba untuk berkenalan dengan koki lama, tapi tidak dipedulikan. Sementara itu Seok ho, menegur Yoo Kyung yang memelas untuk kembali, apa kau tidak punya harga diri? Jika Hyun Wook minta Yoo Kyung mati apa kau akan mati? Jika sesuatu dicuri darimu, hal yang harus kau lakukan adalah protes. Yoo Kyung seharusnya pulang saja.

San datang ke restauran saat restaurant masih tutup dan menemui Yoo Kyung untuk membuat pengecualian dan membuatkannya makan siang. Juga Kim San memesan untuk dikirim ke kantornya. Yoo Kyung menolak karena restaurant masih tutup dan tidak ada yang akan mengirim makanan. Tapi sesaat kemudian, ia berubah pikiran.

Seorang pelayan mencoba menasihati Yoo Kyung, apa ia tahu kesulitan apa yang akan diperolehnya. Apa yang dia pikirkan? Kau bahkan tidak diijinkan untuk memasak, apalagi melanggar aturan seperti ini. Yoo Kyung menjawab bahwa kenyataannya pekerjaan mereka adalah untuk membuat pelanggan senang kan? Apakah itu tidak termasuk melayani permintaan spesial? Lebih lagi, ia hanya ingin memasak dan kapan lagi ia bisa memperoleh kesempatan?


Tidak heran, Hyun Wook menghentikannya. Tidak satupun makanan boleh keluar dari dapurnya tanpa persetujuannya. Yoo Kyung menjawab bahwa ini bukan dapurnya!, juga bukan dapurku, ini untuk pelanggan. Oleh karena itu, jika pelanggan ingin sesuatu, mereka harus mengusahakannya.

Yoo Kyung ingat pada masa lalunya, ia ingat melihat kartu nama ayahnya yang mencantumkan restaurant cina ayahya. Yoo kyung harus mengantarkan pesanan pelanggan. Ayahnya tanya, bagaimana jika kau mempermalukan dirimu sendiri? Yoo Kyung menjawab, Lalu, ayah saja yang melakukannya.

Hyun Wook tertawa pada jawaban yoo Kyung, tapi wajahnya menjadi serius. Dia menawarkan solusi, mereka berdua membuat hidangan pasta. Yoo Kyung menambahkan jika pelanggan menyukai makanannya, Hyun Wook harus membuatnya sebagai asisten pasta lagi. Hyun Wook menjawab, jika ia kalah ia akan meninggalkan dapur.

Koki yang lain berkumpul dengan rasa ingin tahu dan melihat mereka berdua memasak (jd inget Allez cuisine..), dan bertanya-tanya apa ini adil. Koki baru menjawab bahwa Hyun Wook sedang memberi kesempatan terakhir pada Yoo Kyung, karena ia pasti akan dipecat juga.


Saat mereka bekerja, Yoo Kyung beberapa kali melihat cara Hyun Wook melakukan pekerjaannya dan mengikutinya. Tiba waktu delivery, Yoo Kyung menggunakan kotak kiriman makanan cina sementara Hyun Wook menyiapkan makanannya di piring yang mewah. Bersama-sama mereka menuju kantor San yang tidak jauh dari situ. Hyun Wook memberi peringatan

Hyun Wook : "Kau berkata waktu itu adalah kesalahan. Saat ini tergantung skill. Jika skill mu tidak cukup, kau harus menyerah. Jika kau kalah, kau dipecat."




Dalam kantor, San melihat dengan heran saat kedua koki mengeluarkan makanan mereka dan menyajikannya di depannya. Makanan Hyun Wook sudah siap untuk disantap, tapi punya Yoo Kyung harus dikeluarkannya dari container yang berbeda2 dan mencampur pasta sebelum disajikan.

Tentu saja, sesuatu yang tidak teduga muncul, yaitu kedatangan Se Young yang akan bergabung untuk makan siang bersama San. Saat Se Young masuk ke ruangan, ia dan Hyun Wook saling mengenali. Hyun Wook langsung merasa tidak enak, meskipun kedua yang lain tidak menyadari keanehan yang terjadi.

Se young memberikan komentarnya, Hyun Wook memilih pasta linguini karena saat dalam pengiriman, pasta ini tidak akan lengket dan membutuhkan sedikit minyak. Sedangkan Yoo Kyung memilih spaghetii karena tidak terlalu susah dan ia mencampurnya di tempat sehingga seperti makan di restaurant.

Saat ditanya mengenai pendapat mereka, dengan jujur keduanya memilih Linguini. Se young berkata dan ia melihat penuh arti pada Hyun Wook, "Aku ingin memakannya sekali lagi."

San berkata jika boleh terus terang, spaghetti ini kalah jauh, tanpa tahu mengenai pertandingan mereka. Yoo Kyung menerimanya dengan putus asa, sementara Hyun wook segera permisi pergi.

Merasa kecewa dengan kegagalannya, Yoo Kyung juga akan pergi, kemudian ia kembali lagi dan ia tanya apa ia juga boleh merasakannya. Yoo Kyung mencicipi spaghetiinya dulu, kemudian ia mencoba makanan Hyun Wook. Saat ia makan, jelas terlihat dari ekspresinya bahwa ia menyadari perbedaannya.



Yoo Kyung segera menyusul keluar dan menahan Hyun Wook di lift. Hyun Wook dengan tegas berkata, "Sudah selesai, kau dipecat!" Yoo Kyung mencoba berbicara, tapi Hyun Wook memotongnya. Melihat Se Young dan San mengikuti mereka di koridor, Hyun Wook melihat langsung ke arah Se Young (dia lebih marah pada Se Young daripada Yoo Kyung) dia berteriak : "Di dapurku, tidak ada wanita."

Saat pintu lift terbuka, Hyun Wook melangkah masuk. Meninggalkan Yoo Kyung yang jatuh terduduk di lantai.


 



Sinopsis Pasta Episode 3


Setelah Yoo Kyung kalah dalam pertandingan makan siang, Kim San dan Se Young yang menyaksikan Hyun Wook memecat Yoo Kyung merasa kasihan pada Yoo Kyung. San ingin mendekati Yoo Kyung tapi dihentikan oleh Se Young. Menurut Se Young biarkan saja Yoo Kyung sendiri dulu.


Di La Sfera, para staf dengan gelisah menunggu hasilnya, tapi mereka tidak dapat mengetahuinya dari Hyun Wook yang langsung masuk ke kantornya dengan berang, masih sebal dengan pertemuan dengan Se Young yang tidak disengaja. Yoo Kyung ragu2 tapi ia masuk juga dan berkata ia akan pergi setelah makan malam selesai, tapi Hyun Wook berteriak padanya agar segera pergi.

Tidak perlu berdebat lagi, Yoo Kyung langsung membersihkan lokernya. Nemo (pelayan yg selalu menjaga Yoo Kyung) menemaninya, Yoo Kyung berkata dengan nada kalah ia sudah kalah dan pastanya tidak enak. Bagaimanapun, kata Nemo setelah semua yang Yoo Kyung lakukan di restauran ini, Yoo Kyung tidak bisa pergi begitu saja, Nemo mengingatkan Yoo Kyung hari pertama mereka bertemu di La Sfera.

Tiga tahun yang lalu, saat Yoo Kyung makan di La Sfera dengan teman2 dari kelas memasaknya. Mereka makan dan minum sampai malam, Yoo Kyung harus membereskan tagihannya sedangkan teman2 nya menunggu di luar. Saat ia melihat tagihannya ia kaget sekali 2 juta Won!. Yoo Kyung berkata dengan mata terbelalak : "Tapi aku tidak punya uang."

Semua staf kaget, bagaimana ia bisa makan2 tanpa uang? tapi karena teman2-nya menunggu di luar, mereka berpikir Yoo Kyung dijebak. Akhirnya Yoo Kyung harus pergi ke sekolah memasak dengan bekerja sambilan di La Sfera. Dan dapat dipastikan, saat Yoo Kyung keluar dari pintu, ia menyeringai lebar..dia mendapatkan pekerjaan! Dengan senang, dia menghapus tanda dibutuhkan asisen dapur, karena ini caranya agar mereka mempekerjakannya. Jadi Yoo Kyung sengaja makan tidak bayar agar bisa bekerja di La Sfera. Smart (dan penuh akal..)



Kim San tidak tahu bahwa Yoo Kyung mendapatkan pekerjaan dengan sedikit trik, Kim San di kantornya, memikirkan kekalahan Yoo Kyung, dan ia kasihan pada Yoo Kyung. Ia ingat, saat itu ia ada di luar restauran dan ia melihat Yoo Kyung mengaku tidak punya uang, dan kemudian ia melihatnya keluar dan merayakan bahwa ia baru saja dapat pekerjaan dengan teman2-nya.


Saat itu, Kim San juga tersenyum atas keberuntungan Yoo Kyung. Sekarang, ia merasa bersalah. Kim San berpikir : "Ia bekerja dengan begitu keras, dan dipecat gara2 aku." Dia juga tidak mengerti cara berpikir Hyun Wook. Jika Kim San adalah chefnya, dia akan memecat semua koki cowok dan mempertahankan koki ceweknya.

Kata2 Nemo berhasil, Yoo Kyung memutuskan ia tidak akan menyerah secepat itu. Itu terbukti ketika keesokan paginya, Hyun Wook masuk kerja dan siap untuk mulai memasak...dan Yoo Kyung masuk ke dapur, dengan berseri-seri, siap untuk menjalankan tugasnya seperti biasa.


Koki2 lain mengagumi nyali Yoo Kyung, dan membuat Hyun Wook sangat bingung sehingga ia tidak tahu bagaimana bereaksi. Karena terlalu lelah untuk berurusan sekarang, Hyun Wook langsung memproses pesanan pertama dan menekankan bahwa posisi asisten dapur akan kosong besok pagi.


Saat jam kerja hampir selesai, seorang dari koki baru Ji Hoon (yg wajahnya mirip Lee Junki di Coffe Prince, cuma lebih bermake-up..), membagikan bir untuk semuanya. Mereka mulai relax dan ia memberikan bir untuk teman2nya. Koki lama dan baru mulai akrab. Yoo Kyung menyelesaikan pekerjaannya dan mencoba tidak peduli apakah ia dianggap atau tidak.

Ji Hoon akan memberikan bir yang terakhir untuk bosnya, tapi ia membohongi Hyun Wook dan menariknya kembali. Lalu ia memberikan bir itu untuk kedua kalinya, tapi di saat terakhir, Ji Hoon memberikannya pada Yoo Kyung yang berada di samping Hyun Wook. Hyun Wook bereaksi secara refleks, ia ingin merebut bir itu, tapi ia kehilangan keseimbangan...

Semua melongo, mencoba menyembunyikan rasa senang mereka. Hyun Wook dan Yoo Kyung melepaskan diri dari 'pelukan' yang memalukan dan mencoba bersikap normal, dan saat Hyun Wook menawarkan bir itu, ia menolaknya. Tapi ia membuat kesalahan memalukan dengan berpikir Hyun Wook akan tetap memaksa-nya minum bir dimana kenyataannya Hyun Wook akan meminumnya.

Hyun Wook tanya, "Apa ada yang akan kau katakan untuk terakhir kalinya?" Yoo Kyung : "Tidak cukup mengambil pekerjaanku tapi kau juga mengambil birku..apa itu membuatmu senang? Apa itu menyegarkan?" Hyun Wook minum birnya dan dengan keras menjawab, "Ah...benar2 segar."



Koki bernama Seok Ho menemui President Seol untuk membicarakan mengenai "pemerintahan teror" Hyun Wook. Ketika ia dengar bahwa Chef Totti dikeluarkan, Seok Ho mengira ia yang akan dipromosikan, dan ia tidak suka dengan cara chef baru mengepalai dapur. Cara ia bekerja, cara ia mengacau restauran. Seok Ho menawarkan bantuan pada president, dan sepertinya mereka sudah mencapai satu kesepakatan.


Yoo Kyung selesai dengan jam kerjanya, ia ingat beberapa memori dengan Hyun Wook yang membuat ia mulai menyukai Hyun Wook, seperti saat Hyun Wook membantunya dengan ikan mas. Tapi, kemarahan masih menguasai perasaannya, jadi ia ingin berhenti di pojangmacha untuk minum. Tapi ia melihat Hyun Wook duduk sendirian. Yoo Kyung ragu2. Ia sebenarnya ingin sendirian dengan penderitaannya, dan teman sekamarnya ada di rumah jadi ia tidak bisa pulang, maka setelah beberapa pertimbangan, Yoo Kyung memutuskan. Dia duduk membelakangi Hyun Wook dan mulai memesan.

Hyun Wook menoleh dan melihat Yoo Kyung. Dengan ringan ia berkata mungkin Yoo Kyung akan menemukan pisau di punggungnya, jadi lebih baik ia duduk di depan Hyun Wook saja.

Yoo Kyung dengan keras kepala tetap duduk membelakangi Hyun Wook. Lalu ia mengaku, ya ia telah kalah dari pertempuran. Yoo Kyung menambahkan, tapi kalau dipikir lagi, tidak masuk akal jika dia menang karena ia hanya asisten dan ia adalah chef-nya. Lalu ia tanya, "Mengapa aku harus dipecat karena hal yang sudah pasti? Jika aku ini pria, apa kau juga akan memecatku seperti hari ini?" Yoo Kyung berkata bahwa Hyun Wook pasti mengalami sesuatu yang mengerikan dengan wanita.



Merasa lebih berani, Yoo Kyung berdiri tiba2, berjalan dan duduk di depan Hyun Wook. Apa kau berpikir aku bekerja sebagai asisten selama 3 tahun untuk dipecat seperti ini ? Lalu Yoo Kyung tanya : "Apa ada wanita yang kausukai?"


Yoo Kyung memperjelas, apa Hyun Wook pernah menyukai wanita sebelumnya? Hyun Wook : ya, bahkan aku melihatnya hari ini. Yoo Kyung heran: "Lalu mengapa seseorang dengan pengalaman seperti itu bereaksi seperti ini dengan kami?"

Hyun Wook menjelaskan dia tidak suka wanita MEMASAK..dia tidak berkata ia tidak suka wanita. Lalu Hyun Wook bangkit, dan Yoo Kyung menarik Hyun Wook duduk kembali dan berkata, "Saat aku di sekolah menengah.."

Hyun Wook tidak mau mendengarnya, tapi Yoo Kyung tetap melanjutkannya.

Saat Yoo Kyung masih di sekolah menengah, ibunya pernah melarikan diri. Ibunya sudah pergi selama 3 hari saat Yoo Kyung menemukannya, ia berada di sekitar La Sfera, dan ibunya ingin makan di sana. Yoo Kyung protes, mereka tidak punya uang untuk makanan semahal itu, tapi ibunya beralasan, kapan lagi dia akan makan di tempat seperti ini? Baiklah mereka hanya memesan yang paling murah.

Kesal, Yoo Kyung harus menyeret ibunya pergi, tapi kemudian Yoo Kyung mengetahui bahwa ibunya terkena kanker stadium akhir. Dengan harapan hidup hanya 3 hari, ibunya dikuasai ketakutan, takut jika tagihan RS akan menghabiskan dana untuk kuliah Yoo Kyung. Itulah mengapa ibunya lari.

Setelah ibunya meninggal, Yoo Kyung kembali ke restauran itu sendirian, dimana ia memesan menu paling murah. Melihat ke sekeliling dan melihat semua ibu dan anak perempuan yang sedang makan malam dengan bahagia. Yoo Kyung makan pastanya ...rasanya enak, dan ia menangis saat memakannya.

Yoo Kyung tanya pada Hyun Wook, "Jika ibuku makan makanan lezat itu, apa ia ingin hidup lebih lama? Aku bertanya-tanya jika dia ingin hidup lebih lama." Pasta yang ia pesan saat itu adalah makanan yang ia masak hari ini, yang sudah mempermalukannya.

Sembari mengambil soju Hyun WOok, ia minum dan berkata : "Ini untuk bir yang sudah kau curi tadi. Aku akan mendapatkan kembali pekerjaanku yang sudah diambil juga, dan aku yakin akan tiba saatnya kau mengakui pastaku. Itu adalah kata-kata terakhirku."

Yoo Kyung bangkit dan berjalan pergi, meninggalkan Hyun WOok di meja.


Hyun Wook selesai berolah raga di gym di kompleks apartemennya ketika, dengan sangat mengejutkan, dia bertemu muka dengan Se Young. Hyun Wook tidak percaya, ia menebak, "Aku yakin ini bukan kebetulan."


Se Young dengan tenang menyapa Hyun Wook, "Sudah cukup lama. Senang bertemu denganmu." Hyun Wook berkata sarkatis, "senang bertemu denganku? Kita ketemu kemarin" Se Young memuji pasta Hyun Wook, dan bercanda bahwa mereka harus bertanding, apa Hyun Wook tidak mau mencoba masakannya? Dengan dingin Hyun Wook menolaknya dan pergi. Tidak terpengaruh dengan Hyun Wook, Se Young tersenyum, berkata : "Kau akan memakannya segera, di dapurmu."

Ternyata Hyun Wook di pekerjakan di La Sfera atas permintaan Se Young. Ia minta president Seol menyimpan rahasia ini dari Hyun Wook.




Sekarang ke-empat teman sekamar itu menganggur semua (Yoo Kyung, Hee Joo, kedua kakak beradik koki), mereka mengomel atas ketidakadilan ini. Hee Joo yang paling ingin membalas dendam dan berkata pada temannya agar memikirkan caranya.


Yoo Kyung berbaring di sofa, dia berpikir semua tugas yang biasa ia lakukan di restauran. Ia memutuskan memasak, ia menuju dapur dan menyiapkan pasta. Sayangnya rasanya tidak enak dan ia membuang semua hasil percobaannya.

Yoo Kyung dipanggil keluar oleh kakaknya, yang sedang menuju ke La Sfera bersama ayahnya. Panik, Yoo Kyung bergegas menghalangi mereka (bersembunyi dari Hyun Wook saat ia lewat) dan membujuk mereka. Sebagai koki, jelas ayahnya tidak terlalu percaya pada kemampuan Yoo Kyung (kakak Yoo Kyung adalah mahasiswa kedokteran) atau terlalu berharap banyak. Saat ia melihat putrinya berpakaian biasa, ia segera tahu bahwa Yoo Kyung pasti sudah dipecat.


Beberapa saat kemudian, Yoo Kyung duduk di toko dengan semangkuk ramen, tiba2 Kim San menemuinya. Yoo Kyung tidak begitu menyukai Kim San dan menjaga jarak, bahkan saat San mencoba ramah dan mengajak bercakap-cakap. Kim San melihat sesuatu di dompet Yoo Kyung, ia mencabutnya, ternyata foto bunga, Yoo Kyung langsung menariknya kembali dengan kesal.


Sementara itu, Se Young bertemu Kim Kang, kakak perempuan Kim San. Kang bertanya-tanya kapan Se Young dan adiknya akan menikah, Kang tidak akan percaya bahwa mereka hanya teman. Mereka berdua setuju akhir2 ini Kim San bertingkah aneh dan heran mengenai hal itu.



Saat di rumah, Yoo Kyung kembali mencoba membuat pasta. Dia membuat pasta demi pasta tapi tidak puas dengan hasilnya. Membuatnya semakin frustrasi.


Lalu ia kembali ke sumbernya. Ia menuju ke La Sfera, tapi kali ini sebagai pelanggan. Dia memesan makanan yang ia coba buat, dan dari gigitan pertama ia menyadari ini adalah rasa khas yang selama ini ia coba buat.

Yoo Kyung memanggil Nemo dan minta bertemu dengan chefnya, ia bertingkah seperti pelanggan yang ingin berterima kasih pada koki atas makanan yang lezat. Nemo lapor pada Hyun Wook seorang tamu sangat puas dengan makanannya dan ingin berbicara dengannya, tapi bukannya keluar, ia memerintah Philip (cowok cantik dg rambut panjang) untuk mengurusnya.

Saat Philip melihat siapa tamunya, ia tersenyum dan berkedip pada Yoo Kyung, lalu kembali ke dapur dan berkata pada Hyun Wook bahwa tamu itu benar2 ingin berbicara dengannya. (Mereka ternyata mendukung Yoo Kyung hehe..)



Saat Hyun Wook tahu siapa tamu itu, Hyun Wook menghadapinya dengan tidak sabar dan juga sedikit merasa geli. Yoo Kyung memuji pasta Hyun Wook dan tanya, "sebagai pelanggan" : "Mengapa aku tidak bisa menghasilkan rasa ini?"


Hyun Wook tanya apa ia merasakan makanannya. Yoo Kyung menjawab iya, lalu Hyun wook tanya, "Kapan?" Yoo Kyung tidak mengerti apa yang dimaksud Hyun Wook, tapi Hyun Wook terlalu sibuk dan kesabarannya habis. Dia meminta Yoo Kyung pergi.

Yoo Kyung ingin tahu mengapa ia kalah dan ia tidak akan berhenti mencoba mencari jawabannya. Dia bahkan mengganggu Hyun Wook di rumahnya, muncul di depan apartemen Hyun Wook dengan sepiring pasta dan menyorongkan makanan itu ke arahnya. Yoo Kyung menunggu di luar pintu, saat Hyun Wook membukanya lagi, ia mengembalikan pasta Yoo Kyung dan berkata : "Ini tidak bisa dimakan."



Pada meeting staf pagi hari, Presiden Seol tanya bagaimana Hyun Wook akan mencari asisten dapur baru, ada beberapa pelayan yang ingin mencoba posisi itu. Hyun Wook siap menolaknya, semua pelayan itu wanita kan? Tapi beberapa koki mendukung ide itu. Bagaimanapun antara pelayan dan koki tidak terlalu jauh, mereka harus diijinkan untuk mencoba.


Baik kata Hyun Wook ia akan mengadakan audisi dengan mata tertutup. Maka pemenangnya akan berdasar pada skill saja, ini terbuka bagi siapapun yang ingin mencoba.

Yoo Kyung dan tiga temannya yang kehilangan pekerjaan akan mengosongkan apartemen mereka, dan kontraktor datang dengan penyewa baru,..Se Young.

Se Young melihat berkeliling dan melihat peralatan masak di dapur, ia minta maaf atas pertemuan terakhir mereka. Yoo Kyung melihat Se Young mengamati bak cuci, dimana pasta yang gagal miliknya di buang. Yoo Kyung menjelaskan ia sedang berlatih, Se Young berkata, "Jadi kau bukan koki yang baik, ya." Tapi Se Young berkata dengan senyuman dan Yoo Kyung tidak tersinggung. Itu memang benar.

Setelah mereka pergi, Yoo Kyung melihat bak cucinya yang berantakan, lalu ia mengambil beberapa lembar pasta dan merasakannya. Dan kali ini, sesuatu mulai muncul...Yoo Kyung menyadari sesuatu.

Di La Sfera. Ji Hoon sedang membuat kesalahan yang sama yang dibuat Yoo Kyung. Saat makanan-nya kembali ke dapaur, Hyun Wook meminta Ji Hoon merasakannya dan menunjukkan kesalahan-nya. Dengan makanan yang manis atau asin, rasanya akan berbeda saat panas dan setelah menjadi dingin. "Tamu akan meninggalkan meja dengan mengingat rasa terakhirnya." Yakinkan bahwa suapan terakhirnya terasa enak.

Sekarang Yoo Kyung mengerti apa yang dimaksud Hyun Wook saat Hyun Wook tanya Kapan dalam proses ia merasakan makanannya.

Paginya, kondisi di lift menjadi kikuk saat Hyun Wook harus berbagi lift dengan ke-empat wanita yang sudah dipecatnya. Kakak beradik Chan hee dan Mi hee memprovokasi Hee Joo untuk beraksi dengan kode2. Hee Joo akhirnya mau berkata sesuatu pada Hyun Wook tapi ..tidak jadi.

Setelah Hyun Wook pergi, mereka komplain katanya Hee Joo akan membalas Hyun Wook..apa yang terjadi dengan keberaniannya? Hee joo membela diri bahwa mereka belum memberi ide yang bagus.

Mereka juga mendengar mengenai audisi merasakan dengan mata tertutup di La Sfera, tapi mereka masih marah dengan Hyun Wook dan melewatkan kesempatan itu. Tidak..mereka tidak mau dihina lagi.

Yoo Kyung juga merasa kacau, tapi akhirya ia mencoba mencari pekerjaan lain di restaurant lain. Ia ditolak oleh berbagai macam chef, tapi akhirnya satu dari mereka melihat resumenya dan memberinya pekerjaan. Yoo Kyung terperanjat, apa ia tidak mau mengetesnya dulu? Chef itu menjawab itu tidak perlu, di sini sangat ramai semua makanan hampir sama semua rasanya. Biarpun Yoo Kyung akan dapat memasak di restaurant ini, ia tidak begitu suka dengan penjelasan Chef itu, sangat berbeda dengan standar di La Sfera.

Ini mengganggu Yoo Kyung dan akhirnya ia membuat keputusan. Ia lari ke La Sfera tepat waktunya untuk bergabung dengan koki lainnya untuk audisi.

Tugasnya adalah memasak pasta menggunakan bahan2 yang tertera di kotak. Ini membuat koki lain putus asa, karena mereka sudah berlatih dengan bahan yang tidak ada di kotak. Sebaliknya, Yoo Kyung tersenyum..ini adalah keahliannya.



Hyun Wook menunggu lama, cukup lama sebelum akhirnya mencoba makanan pertama (ini untuk meyakinkan bahwa makanan sudah cukup dingin untuk disantap dan akan menampilkan cita rasa masakan yang sesungguhnya.)


Hyun Wook mencicipi makanan pertama, lalu berpindah ke makanan berikutnya. Lalu berikutnya. Hyun Wook mencicipi secara metodik, bahkan ada makanan yang ia singkirkan tanpa dirasakan, ia dapat mengatakan bahwa semuanya salah. Makanan berikutnya ia muntahkan.



Hyun Wook sangat tidak puas dan membuat semua di ruangan itu menjadi gelisah dan akhirnya, Yoo Kyung menempatkan piringnya di depan Hyun Wook. Hyun Wook hanya mencicipi satu lembar, dan tidak bereaksi, tapi untuk pertama kalinya ia berbicara, "Siapa kau? Mulai besok, kau akan bekerja dengan penggorengan. Kau mulai besok pagi."


Sukses!!



Yoo Kyung senang sekali ia lolos, Yoo Kyung membuka penutup mata Hyun Wook dan Hyun Wook melihat pemenangnya. 

Sinopsis Pasta Episode 3


Setelah Yoo Kyung kalah dalam pertandingan makan siang, Kim San dan Se Young yang menyaksikan Hyun Wook memecat Yoo Kyung merasa kasihan pada Yoo Kyung. San ingin mendekati Yoo Kyung tapi dihentikan oleh Se Young. Menurut Se Young biarkan saja Yoo Kyung sendiri dulu.


Di La Sfera, para staf dengan gelisah menunggu hasilnya, tapi mereka tidak dapat mengetahuinya dari Hyun Wook yang langsung masuk ke kantornya dengan berang, masih sebal dengan pertemuan dengan Se Young yang tidak disengaja. Yoo Kyung ragu2 tapi ia masuk juga dan berkata ia akan pergi setelah makan malam selesai, tapi Hyun Wook berteriak padanya agar segera pergi.

Tidak perlu berdebat lagi, Yoo Kyung langsung membersihkan lokernya. Nemo (pelayan yg selalu menjaga Yoo Kyung) menemaninya, Yoo Kyung berkata dengan nada kalah ia sudah kalah dan pastanya tidak enak. Bagaimanapun, kata Nemo setelah semua yang Yoo Kyung lakukan di restauran ini, Yoo Kyung tidak bisa pergi begitu saja, Nemo mengingatkan Yoo Kyung hari pertama mereka bertemu di La Sfera.

Tiga tahun yang lalu, saat Yoo Kyung makan di La Sfera dengan teman2 dari kelas memasaknya. Mereka makan dan minum sampai malam, Yoo Kyung harus membereskan tagihannya sedangkan teman2 nya menunggu di luar. Saat ia melihat tagihannya ia kaget sekali 2 juta Won!. Yoo Kyung berkata dengan mata terbelalak : "Tapi aku tidak punya uang."

Semua staf kaget, bagaimana ia bisa makan2 tanpa uang? tapi karena teman2-nya menunggu di luar, mereka berpikir Yoo Kyung dijebak. Akhirnya Yoo Kyung harus pergi ke sekolah memasak dengan bekerja sambilan di La Sfera. Dan dapat dipastikan, saat Yoo Kyung keluar dari pintu, ia menyeringai lebar..dia mendapatkan pekerjaan! Dengan senang, dia menghapus tanda dibutuhkan asisen dapur, karena ini caranya agar mereka mempekerjakannya. Jadi Yoo Kyung sengaja makan tidak bayar agar bisa bekerja di La Sfera. Smart (dan penuh akal..)



Kim San tidak tahu bahwa Yoo Kyung mendapatkan pekerjaan dengan sedikit trik, Kim San di kantornya, memikirkan kekalahan Yoo Kyung, dan ia kasihan pada Yoo Kyung. Ia ingat, saat itu ia ada di luar restauran dan ia melihat Yoo Kyung mengaku tidak punya uang, dan kemudian ia melihatnya keluar dan merayakan bahwa ia baru saja dapat pekerjaan dengan teman2-nya.


Saat itu, Kim San juga tersenyum atas keberuntungan Yoo Kyung. Sekarang, ia merasa bersalah. Kim San berpikir : "Ia bekerja dengan begitu keras, dan dipecat gara2 aku." Dia juga tidak mengerti cara berpikir Hyun Wook. Jika Kim San adalah chefnya, dia akan memecat semua koki cowok dan mempertahankan koki ceweknya.

Kata2 Nemo berhasil, Yoo Kyung memutuskan ia tidak akan menyerah secepat itu. Itu terbukti ketika keesokan paginya, Hyun Wook masuk kerja dan siap untuk mulai memasak...dan Yoo Kyung masuk ke dapur, dengan berseri-seri, siap untuk menjalankan tugasnya seperti biasa.


Koki2 lain mengagumi nyali Yoo Kyung, dan membuat Hyun Wook sangat bingung sehingga ia tidak tahu bagaimana bereaksi. Karena terlalu lelah untuk berurusan sekarang, Hyun Wook langsung memproses pesanan pertama dan menekankan bahwa posisi asisten dapur akan kosong besok pagi.


Saat jam kerja hampir selesai, seorang dari koki baru Ji Hoon (yg wajahnya mirip Lee Junki di Coffe Prince, cuma lebih bermake-up..), membagikan bir untuk semuanya. Mereka mulai relax dan ia memberikan bir untuk teman2nya. Koki lama dan baru mulai akrab. Yoo Kyung menyelesaikan pekerjaannya dan mencoba tidak peduli apakah ia dianggap atau tidak.

Ji Hoon akan memberikan bir yang terakhir untuk bosnya, tapi ia membohongi Hyun Wook dan menariknya kembali. Lalu ia memberikan bir itu untuk kedua kalinya, tapi di saat terakhir, Ji Hoon memberikannya pada Yoo Kyung yang berada di samping Hyun Wook. Hyun Wook bereaksi secara refleks, ia ingin merebut bir itu, tapi ia kehilangan keseimbangan...

Semua melongo, mencoba menyembunyikan rasa senang mereka. Hyun Wook dan Yoo Kyung melepaskan diri dari 'pelukan' yang memalukan dan mencoba bersikap normal, dan saat Hyun Wook menawarkan bir itu, ia menolaknya. Tapi ia membuat kesalahan memalukan dengan berpikir Hyun Wook akan tetap memaksa-nya minum bir dimana kenyataannya Hyun Wook akan meminumnya.

Hyun Wook tanya, "Apa ada yang akan kau katakan untuk terakhir kalinya?" Yoo Kyung : "Tidak cukup mengambil pekerjaanku tapi kau juga mengambil birku..apa itu membuatmu senang? Apa itu menyegarkan?" Hyun Wook minum birnya dan dengan keras menjawab, "Ah...benar2 segar."



Koki bernama Seok Ho menemui President Seol untuk membicarakan mengenai "pemerintahan teror" Hyun Wook. Ketika ia dengar bahwa Chef Totti dikeluarkan, Seok Ho mengira ia yang akan dipromosikan, dan ia tidak suka dengan cara chef baru mengepalai dapur. Cara ia bekerja, cara ia mengacau restauran. Seok Ho menawarkan bantuan pada president, dan sepertinya mereka sudah mencapai satu kesepakatan.


Yoo Kyung selesai dengan jam kerjanya, ia ingat beberapa memori dengan Hyun Wook yang membuat ia mulai menyukai Hyun Wook, seperti saat Hyun Wook membantunya dengan ikan mas. Tapi, kemarahan masih menguasai perasaannya, jadi ia ingin berhenti di pojangmacha untuk minum. Tapi ia melihat Hyun Wook duduk sendirian. Yoo Kyung ragu2. Ia sebenarnya ingin sendirian dengan penderitaannya, dan teman sekamarnya ada di rumah jadi ia tidak bisa pulang, maka setelah beberapa pertimbangan, Yoo Kyung memutuskan. Dia duduk membelakangi Hyun Wook dan mulai memesan.

Hyun Wook menoleh dan melihat Yoo Kyung. Dengan ringan ia berkata mungkin Yoo Kyung akan menemukan pisau di punggungnya, jadi lebih baik ia duduk di depan Hyun Wook saja.

Yoo Kyung dengan keras kepala tetap duduk membelakangi Hyun Wook. Lalu ia mengaku, ya ia telah kalah dari pertempuran. Yoo Kyung menambahkan, tapi kalau dipikir lagi, tidak masuk akal jika dia menang karena ia hanya asisten dan ia adalah chef-nya. Lalu ia tanya, "Mengapa aku harus dipecat karena hal yang sudah pasti? Jika aku ini pria, apa kau juga akan memecatku seperti hari ini?" Yoo Kyung berkata bahwa Hyun Wook pasti mengalami sesuatu yang mengerikan dengan wanita.



Merasa lebih berani, Yoo Kyung berdiri tiba2, berjalan dan duduk di depan Hyun Wook. Apa kau berpikir aku bekerja sebagai asisten selama 3 tahun untuk dipecat seperti ini ? Lalu Yoo Kyung tanya : "Apa ada wanita yang kausukai?"


Yoo Kyung memperjelas, apa Hyun Wook pernah menyukai wanita sebelumnya? Hyun Wook : ya, bahkan aku melihatnya hari ini. Yoo Kyung heran: "Lalu mengapa seseorang dengan pengalaman seperti itu bereaksi seperti ini dengan kami?"

Hyun Wook menjelaskan dia tidak suka wanita MEMASAK..dia tidak berkata ia tidak suka wanita. Lalu Hyun Wook bangkit, dan Yoo Kyung menarik Hyun Wook duduk kembali dan berkata, "Saat aku di sekolah menengah.."

Hyun Wook tidak mau mendengarnya, tapi Yoo Kyung tetap melanjutkannya.

Saat Yoo Kyung masih di sekolah menengah, ibunya pernah melarikan diri. Ibunya sudah pergi selama 3 hari saat Yoo Kyung menemukannya, ia berada di sekitar La Sfera, dan ibunya ingin makan di sana. Yoo Kyung protes, mereka tidak punya uang untuk makanan semahal itu, tapi ibunya beralasan, kapan lagi dia akan makan di tempat seperti ini? Baiklah mereka hanya memesan yang paling murah.

Kesal, Yoo Kyung harus menyeret ibunya pergi, tapi kemudian Yoo Kyung mengetahui bahwa ibunya terkena kanker stadium akhir. Dengan harapan hidup hanya 3 hari, ibunya dikuasai ketakutan, takut jika tagihan RS akan menghabiskan dana untuk kuliah Yoo Kyung. Itulah mengapa ibunya lari.

Setelah ibunya meninggal, Yoo Kyung kembali ke restauran itu sendirian, dimana ia memesan menu paling murah. Melihat ke sekeliling dan melihat semua ibu dan anak perempuan yang sedang makan malam dengan bahagia. Yoo Kyung makan pastanya ...rasanya enak, dan ia menangis saat memakannya.

Yoo Kyung tanya pada Hyun Wook, "Jika ibuku makan makanan lezat itu, apa ia ingin hidup lebih lama? Aku bertanya-tanya jika dia ingin hidup lebih lama." Pasta yang ia pesan saat itu adalah makanan yang ia masak hari ini, yang sudah mempermalukannya.

Sembari mengambil soju Hyun WOok, ia minum dan berkata : "Ini untuk bir yang sudah kau curi tadi. Aku akan mendapatkan kembali pekerjaanku yang sudah diambil juga, dan aku yakin akan tiba saatnya kau mengakui pastaku. Itu adalah kata-kata terakhirku."

Yoo Kyung bangkit dan berjalan pergi, meninggalkan Hyun WOok di meja.


Hyun Wook selesai berolah raga di gym di kompleks apartemennya ketika, dengan sangat mengejutkan, dia bertemu muka dengan Se Young. Hyun Wook tidak percaya, ia menebak, "Aku yakin ini bukan kebetulan."


Se Young dengan tenang menyapa Hyun Wook, "Sudah cukup lama. Senang bertemu denganmu." Hyun Wook berkata sarkatis, "senang bertemu denganku? Kita ketemu kemarin" Se Young memuji pasta Hyun Wook, dan bercanda bahwa mereka harus bertanding, apa Hyun Wook tidak mau mencoba masakannya? Dengan dingin Hyun Wook menolaknya dan pergi. Tidak terpengaruh dengan Hyun Wook, Se Young tersenyum, berkata : "Kau akan memakannya segera, di dapurmu."

Ternyata Hyun Wook di pekerjakan di La Sfera atas permintaan Se Young. Ia minta president Seol menyimpan rahasia ini dari Hyun Wook.




Sekarang ke-empat teman sekamar itu menganggur semua (Yoo Kyung, Hee Joo, kedua kakak beradik koki), mereka mengomel atas ketidakadilan ini. Hee Joo yang paling ingin membalas dendam dan berkata pada temannya agar memikirkan caranya.


Yoo Kyung berbaring di sofa, dia berpikir semua tugas yang biasa ia lakukan di restauran. Ia memutuskan memasak, ia menuju dapur dan menyiapkan pasta. Sayangnya rasanya tidak enak dan ia membuang semua hasil percobaannya.

Yoo Kyung dipanggil keluar oleh kakaknya, yang sedang menuju ke La Sfera bersama ayahnya. Panik, Yoo Kyung bergegas menghalangi mereka (bersembunyi dari Hyun Wook saat ia lewat) dan membujuk mereka. Sebagai koki, jelas ayahnya tidak terlalu percaya pada kemampuan Yoo Kyung (kakak Yoo Kyung adalah mahasiswa kedokteran) atau terlalu berharap banyak. Saat ia melihat putrinya berpakaian biasa, ia segera tahu bahwa Yoo Kyung pasti sudah dipecat.


Beberapa saat kemudian, Yoo Kyung duduk di toko dengan semangkuk ramen, tiba2 Kim San menemuinya. Yoo Kyung tidak begitu menyukai Kim San dan menjaga jarak, bahkan saat San mencoba ramah dan mengajak bercakap-cakap. Kim San melihat sesuatu di dompet Yoo Kyung, ia mencabutnya, ternyata foto bunga, Yoo Kyung langsung menariknya kembali dengan kesal.


Sementara itu, Se Young bertemu Kim Kang, kakak perempuan Kim San. Kang bertanya-tanya kapan Se Young dan adiknya akan menikah, Kang tidak akan percaya bahwa mereka hanya teman. Mereka berdua setuju akhir2 ini Kim San bertingkah aneh dan heran mengenai hal itu.



Saat di rumah, Yoo Kyung kembali mencoba membuat pasta. Dia membuat pasta demi pasta tapi tidak puas dengan hasilnya. Membuatnya semakin frustrasi.


Lalu ia kembali ke sumbernya. Ia menuju ke La Sfera, tapi kali ini sebagai pelanggan. Dia memesan makanan yang ia coba buat, dan dari gigitan pertama ia menyadari ini adalah rasa khas yang selama ini ia coba buat.

Yoo Kyung memanggil Nemo dan minta bertemu dengan chefnya, ia bertingkah seperti pelanggan yang ingin berterima kasih pada koki atas makanan yang lezat. Nemo lapor pada Hyun Wook seorang tamu sangat puas dengan makanannya dan ingin berbicara dengannya, tapi bukannya keluar, ia memerintah Philip (cowok cantik dg rambut panjang) untuk mengurusnya.

Saat Philip melihat siapa tamunya, ia tersenyum dan berkedip pada Yoo Kyung, lalu kembali ke dapur dan berkata pada Hyun Wook bahwa tamu itu benar2 ingin berbicara dengannya. (Mereka ternyata mendukung Yoo Kyung hehe..)



Saat Hyun Wook tahu siapa tamu itu, Hyun Wook menghadapinya dengan tidak sabar dan juga sedikit merasa geli. Yoo Kyung memuji pasta Hyun Wook dan tanya, "sebagai pelanggan" : "Mengapa aku tidak bisa menghasilkan rasa ini?"


Hyun Wook tanya apa ia merasakan makanannya. Yoo Kyung menjawab iya, lalu Hyun wook tanya, "Kapan?" Yoo Kyung tidak mengerti apa yang dimaksud Hyun Wook, tapi Hyun Wook terlalu sibuk dan kesabarannya habis. Dia meminta Yoo Kyung pergi.

Yoo Kyung ingin tahu mengapa ia kalah dan ia tidak akan berhenti mencoba mencari jawabannya. Dia bahkan mengganggu Hyun Wook di rumahnya, muncul di depan apartemen Hyun Wook dengan sepiring pasta dan menyorongkan makanan itu ke arahnya. Yoo Kyung menunggu di luar pintu, saat Hyun Wook membukanya lagi, ia mengembalikan pasta Yoo Kyung dan berkata : "Ini tidak bisa dimakan."



Pada meeting staf pagi hari, Presiden Seol tanya bagaimana Hyun Wook akan mencari asisten dapur baru, ada beberapa pelayan yang ingin mencoba posisi itu. Hyun Wook siap menolaknya, semua pelayan itu wanita kan? Tapi beberapa koki mendukung ide itu. Bagaimanapun antara pelayan dan koki tidak terlalu jauh, mereka harus diijinkan untuk mencoba.


Baik kata Hyun Wook ia akan mengadakan audisi dengan mata tertutup. Maka pemenangnya akan berdasar pada skill saja, ini terbuka bagi siapapun yang ingin mencoba.

Yoo Kyung dan tiga temannya yang kehilangan pekerjaan akan mengosongkan apartemen mereka, dan kontraktor datang dengan penyewa baru,..Se Young.

Se Young melihat berkeliling dan melihat peralatan masak di dapur, ia minta maaf atas pertemuan terakhir mereka. Yoo Kyung melihat Se Young mengamati bak cuci, dimana pasta yang gagal miliknya di buang. Yoo Kyung menjelaskan ia sedang berlatih, Se Young berkata, "Jadi kau bukan koki yang baik, ya." Tapi Se Young berkata dengan senyuman dan Yoo Kyung tidak tersinggung. Itu memang benar.

Setelah mereka pergi, Yoo Kyung melihat bak cucinya yang berantakan, lalu ia mengambil beberapa lembar pasta dan merasakannya. Dan kali ini, sesuatu mulai muncul...Yoo Kyung menyadari sesuatu.

Di La Sfera. Ji Hoon sedang membuat kesalahan yang sama yang dibuat Yoo Kyung. Saat makanan-nya kembali ke dapaur, Hyun Wook meminta Ji Hoon merasakannya dan menunjukkan kesalahan-nya. Dengan makanan yang manis atau asin, rasanya akan berbeda saat panas dan setelah menjadi dingin. "Tamu akan meninggalkan meja dengan mengingat rasa terakhirnya." Yakinkan bahwa suapan terakhirnya terasa enak.

Sekarang Yoo Kyung mengerti apa yang dimaksud Hyun Wook saat Hyun Wook tanya Kapan dalam proses ia merasakan makanannya.

Paginya, kondisi di lift menjadi kikuk saat Hyun Wook harus berbagi lift dengan ke-empat wanita yang sudah dipecatnya. Kakak beradik Chan hee dan Mi hee memprovokasi Hee Joo untuk beraksi dengan kode2. Hee Joo akhirnya mau berkata sesuatu pada Hyun Wook tapi ..tidak jadi.

Setelah Hyun Wook pergi, mereka komplain katanya Hee Joo akan membalas Hyun Wook..apa yang terjadi dengan keberaniannya? Hee joo membela diri bahwa mereka belum memberi ide yang bagus.

Mereka juga mendengar mengenai audisi merasakan dengan mata tertutup di La Sfera, tapi mereka masih marah dengan Hyun Wook dan melewatkan kesempatan itu. Tidak..mereka tidak mau dihina lagi.

Yoo Kyung juga merasa kacau, tapi akhirya ia mencoba mencari pekerjaan lain di restaurant lain. Ia ditolak oleh berbagai macam chef, tapi akhirnya satu dari mereka melihat resumenya dan memberinya pekerjaan. Yoo Kyung terperanjat, apa ia tidak mau mengetesnya dulu? Chef itu menjawab itu tidak perlu, di sini sangat ramai semua makanan hampir sama semua rasanya. Biarpun Yoo Kyung akan dapat memasak di restaurant ini, ia tidak begitu suka dengan penjelasan Chef itu, sangat berbeda dengan standar di La Sfera.

Ini mengganggu Yoo Kyung dan akhirnya ia membuat keputusan. Ia lari ke La Sfera tepat waktunya untuk bergabung dengan koki lainnya untuk audisi.

Tugasnya adalah memasak pasta menggunakan bahan2 yang tertera di kotak. Ini membuat koki lain putus asa, karena mereka sudah berlatih dengan bahan yang tidak ada di kotak. Sebaliknya, Yoo Kyung tersenyum..ini adalah keahliannya.



Hyun Wook menunggu lama, cukup lama sebelum akhirnya mencoba makanan pertama (ini untuk meyakinkan bahwa makanan sudah cukup dingin untuk disantap dan akan menampilkan cita rasa masakan yang sesungguhnya.)


Hyun Wook mencicipi makanan pertama, lalu berpindah ke makanan berikutnya. Lalu berikutnya. Hyun Wook mencicipi secara metodik, bahkan ada makanan yang ia singkirkan tanpa dirasakan, ia dapat mengatakan bahwa semuanya salah. Makanan berikutnya ia muntahkan.



Hyun Wook sangat tidak puas dan membuat semua di ruangan itu menjadi gelisah dan akhirnya, Yoo Kyung menempatkan piringnya di depan Hyun Wook. Hyun Wook hanya mencicipi satu lembar, dan tidak bereaksi, tapi untuk pertama kalinya ia berbicara, "Siapa kau? Mulai besok, kau akan bekerja dengan penggorengan. Kau mulai besok pagi."


Sukses!!



Yoo Kyung senang sekali ia lolos, Yoo Kyung membuka penutup mata Hyun Wook dan Hyun Wook melihat pemenangnya.


Sinopsis Pasta Episode 4




Yoo Kyung sangat kaget saat disebut sebagai pemenang audisi itu lalu ia tanya pada Hyun Wook yang juga sama terkejutnya, untuk mengulangi perkataannya. Yoo Kyung minta Hyun Wook menegaskan, "Besok kau akan...?" Semua menunggu dengan menahan nafas dan Hyun Wook menyambung dengan malas, "...bekerja dengan penggorengan."

Semua koki kaget karena mereka tahu Hyun Wook pasti sangat marah. Semua lalu mencoba pasta buatan Yoo Kyung dan mereka mengakui bahwa rasanya enak. Tim flower cooks (aku sebut gitu aja ya buat koki cakep2 itu..) sangat ramah dan menyambut Yoo Kyung.


Flower cooks mendiskusikan perubahan yang mengejutkan ini, ini kali pertama untuk Hyun wook. Bahkan ketika di Italia saat Hyun Wook melakukan ujian dengan mata tertutup, ia tidak pernah memilih masakan koki wanita. Mereka bertiga juga dipilih dengan cara demikian.

Anggota paling junior dari flower cooks, Eun Soo, heran siapa yang akan menjadi asisten baru sekarang karena Yoo Kyung sudah dipromosikan. Dia menyadari bahwa ini berarti dia akan tersingkir.

Hyun Wook frustrasi dengan perkembangan ini, tapi tidak ada yang bisa ia lakukan. Saat mereka bertemu di loker, Hyun Wook dan Yoo Kyung saling bersitegang. Saat Hyun Wook ganti baju, ini seperti menantang Yoo Kyung untuk pergi, khususnya saat Hyun Wook mulai sengaja mau ganti celana di situ, Hyun Wook berkata pada Yoo Kyung, "Jika kau merasa tidak enak, pergi." Dan Yoo Kyung benar2 pergi!

Tapi tetap saja Hyun Wook adalah kepala chef dan dia butuh koki baru, maka ia menarik Yoo Kyung dan mengajarinya beberapa tips. Yoo Kyung agak lambat dan tidak siap, maka Hyun Wook mendemonstrasikan bagaimana memasak makanan dan menyajikannya, lalu mengingatkan mengenai makan siang yang perlu cepat. Pergelangan tangan dan lengan Yoo Kyung mulai pegal karena memegang wajan berat, yang harus ia ulang puluhan kali jika waktu makan tiba. (makanya koki emang biasanya cowok)

Yoo Kyung tahu Hyun Wook pasti marah terjebak dengannya, "Tapi aku tidak akan membuatmu menyesal. Mohon ajari aku, chef."



Pada pertemuan staf berikutnya, Hyun Wook membuat perubahan lagi, pertama tidak ada lagi foie gras (sejenis makanan Perancis, yg sebenarnya juga ngga ada hub-nya dg restaurant-nya, kan ini cafe Itali..) Kedua tidak ada lagi sendok. Alasannya, sendok menenggelamkan pasta dalam saus, dimana seharusnya sausnya hanya melapisi pastanya (tp kalo aku makan spaghetti perlu sendok utk bantuin ngegulung spaghetinya, kan aturan table manner gitu..lagian kalo sausnya sisa kan lumayan buat disendokin..) Ketiga, dan paling penting tidak ada acar.

Semua keputusan ini membuat shock para staf. Tapi penarikan acar benar2 membuat masalah, tanpa acar di restoran Italia bagaikan tanpa Kimchi di restauran Korea. Tanpa makanan pendamping di meja, pelanggan tidak akan bisa mencuci mulut dari kegurihan pasta. Hyun WOok berkata bahwa acar mengandung gula dan mempengaruhi cita rasa pasta. Mereka akan dapat menyesuaikan seiring dengan waktu.

President Seol menghadapi penurunan penjualan dan keberatan dengan perubahan yang dilakukan Hyun Wook. Tapi Hyun Wook bersiteguh.

Ini membuat pertentangan di dapur kian melebar. Sebagai pemimpin koki lama, Seok Ho menghadap Hyun Wook dan berkata dia akan bertanggungjawab dan akan tetap membuat makanan itu. Hyun Wook tidak setuju, bahwa kata2 chef adalah hukum (kaya Ratu Seon Deok aja..). Yoo Kyung sangat pusing, karena ia baru saja mendapatkan pekerjaannya dengan susah payah, dia yakin perubahan ini salah. Lebih lagi, selama 3 tahun ini, dialah yang membuat acar, itu adalah satu2nya makanan buatannya yang disajikan. Akhirnya ia bergabung dengan koki lama.

Hari pertama mereka menerapkan perubahan, ruangan makan penuh dengan suara protes pelanggan. Membatasi saus dan menahan acar? Siapa kalian ini yang berpikir bisa mendikte kami yang akan makan? Dan jika itu buruk untuk mereka hari ini, mengapa itu tidak masalah saat disajikan kemarin?


Saat restauran mulai sepi, Yoo Kyung melihat ke atas lewat jendela kaca dan melihat Hyun Wook sendirian di atap. Yoo Kyung menemui Hyun Wook. Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung berpikir ia melakukan ini hanya untuk memancing pertengkaran. Sepertinya para staf berasumsi ia sangat menyusahkan, tapi ia melakukan ini karena ia punya alasan. Yoo Kyung berdiri saja, tidak yakin mau berkata apa. Yoo Kyung tanya apa impian Hyun Wook mengenai dapur itu, dan menjelaskan bahwa jika Hyun Wook tidak membantunya dengan ikan mas itu, Yoo Kyung tidak akan punya keberanian untuk kembali.

Hyun Wook: "Ini hiburan atau pujian?"
Yoo Kyung: "Apa pujian berhasil?"
Hyun Wook: "Tidak."
Yoo Kyung: "Apa hiburan berhasil?"
Hyun Wook: "Tidak."
Yoo Kyung: "Lalu apa yang akan berhasil?"
Hyun Wook: "Tidak ada." (Tapi paling tidak Hyun Wook tersenyum saat mengatakannya.)


Tiba2 serombongan kru film datang ke dapur La Sfera. Ini sudah diatur oleh President Seol, ternyata Se Young dengan kru filmnya. Mereka janji akan selesai sebelum waktu makan malam. (ini kaya shooting Bara Pattirajawane atau Om William Wongso di cafe tertentu kayanya.. )

Hyun Wook menatap Se Yong, yang menatapnya kembali dengan tenang. Se Young sepertinya akan memprovokasi Hyun Wook secara sengaja dengan menawarkan Hyun Wook untuk mencicipi pastanya. Hyun Wook tidak menyentuhnya. Dia keluar dari dapur.

Hyun Wook menyetir dengan agresif, dan sekarang ia sendirian, dia tidak dapat mengendalikan kemarahannya lagi. Se Yong meneleponnya, berkata Dia senang Hyun Wook marah dengannya. Se Young bersiap menerima kemarahannya, yang ditakutkan Se oung justru jika Hyun Wook melupakannya.

Saat Hyun Wook kembali, kru film sudah pergi dan Se Young meninggalkan sepiring pasta agar dicicipi Hyun Wook. Tapi bukannya mencicipi, ia membuangnya ke lantai. "Ini beracun. Jika kau memakannya, kau akan mati."


Meskipun San mencoba tidak menghubungkan diri dengan restaurant, sekarang menjadi jelas bahwa keluarganya adalah pemilik La Sfera. Kim San tahu selera kakaknya terhadap pria, dan kakaknya berkata akan mengecek koki baru. Dan dapat dipastikan saat ia melihat Phillip, dia tersenyum.

Keberatan pelanggan mengenai acar sudah mencapai titik kritis. Maka President Seol membuat keputusan eksekutif. Karena Hyun Wook membuang semua acarmereka dan menolak menyajikannya, President Seol memerintahkan staf menyajikan langsung di ruang makan tanpa sepengetahuan Hyun Wook. Pres. Seol memerintahkan Yoo Kyung terus membuat acar, dan Yoo Kyung protes.

Tapi Presiden Seol punya kartu as, karena ia tahu Yoo Kyung menerima uang dari pria telur (ep 1) dan memeras Yoo Kyung. Yoo Kyung memang menerima uang dari pria telur itu (seperti fee dari penjual gitulah..) dan mengembalikan uang itu ke Chef Totti sebelum dia dipecat. President Seol berkata ada catatan uang masuk tapi tidak ada catatan uangnya dikembalikan.

Yang tidak diketahui Yoo Kyung adalah Chef Totti mengembalikan uang itu pada President Seol, yang menyimpan-nya untuk dirinya sendiri. Saat Hyun Wook keluar untuk membeli bahan makanan segar, dia bertemu dengan penjual telur itu.

Teman2 Yoo Kyung sudah mengemasi barang dan pindah, karena mereka semua tidak bekerja sekarang (kok ngga kepikir buat warung di jln ya..mereka kan koki semua..kalo di Bdg sdh pasti buat pasta on the street and pasti laku..apalagi kalo kejunya banyak..hehe). Yoo Kyung tidak dapat tinggal di sana juga, tapi Yoo Kyung tidak punya tempat untuk pergi, maka ia menelepon kakaknya dan minta kakaknya pindah dari rumah agar ia bisa tinggal di rumah. (Rumah mereka tidak punya cukup ruang untuk mereka berdua), Lagipula kakaknya adalah mahasiswa kedokteran jadi ia bisa tinggal di asrama.

Ayah Yoo Kyung tidak setuju. Kakaknya akan tetap tinggal di rumah dan Yoo Kyung harus cari cara untuk bertahan di luar.

Saat tamu VIP datang dan memesan foie gras, Hyun Wook minta maaf karena mereka tidak lagi menyajikan itu. Pelanggan menjadi kesal, dan Seok Ho mulai melawan Hyun Wook dan menawarkan diri untuk membuat makanan itu. Hyun Wook berkata tidak. Seok Ho berkata ya. Perdebatan berlanjut.

Bagaimanapun, Hyun Wook ada di ruang makan, sesuatu yang lain menarik perhatiannya. Acar..ada di atas meja. Apa ini..? Hyun Wook sadar stafnya melanggar keputusannya, dia mengambil acar itu dan membawanya ke dapur.



Hyun Wook tahu Yoo Kyung ada di balik ini, Ia menarik Yoo Kyung dengan marah dan berteriak : "Beraninya kau melanggar perintahnya?" Kemarahan Hyun Wook sangat keras sehingga staf lain kaget, dan Yoo Kyung jatuh terduduk di lututnya dan mohon agar dimaafkan.

Hyun Wook berbicara dengan Yoo Kyung sendirian di kantornya, Hyun WOok lebih tenang sekarang, ia tanya bagaimana ceritanya. Mengapa Yoo Kyung membuat acar? Yoo Kyung tidak akan mengatakan pada Hyun Wook alasannya, lalu Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung akan terus membuatnya. Yoo Kyung menjawab iya. Hyun Wook bukannya marah, ia justru memikirkan jawaban Yoo Kyung.


Sore itu, Yoo Kyung duduk di depan satu baskom besar mentimun, pusing apa ia akan membuat acar atau tidak. Flower cooks berusaha mencegah Yoo Kyung membuat acar, sedangkan koki lama menahan the flower cooks.

Yoo Kyung di ruang belakang untuk beberapa lama, dan saat ia keluar, kedua tim koki terjatuh di depan pintu, kelelahan karena berkelahi. Mereka mengira Yoo Kyung

Mereka mengira Yoo Kyung sudah selesai dengan acarnya, tapi Yoo Kyung justru memberikan ide baru. Yoo Kyung akan menyatukan salad buah campur yang akan mengatasi masalah kelebihan gula, karena buah pada dasarnya sudah manis. Dia menjelaskan idenya saat President Seol masuk, apa Yoo Kyung tahu berapa banyak uang yang sudah dibuangnya? Buah sangat mahal dibanding dengan mentimun, dan sekarang ia menyarankan mereka menyajikan salad buah gratis?


Mereka kaget dengan kedatangan Hyun Wook, yang lebih mengejutkan lagi, langsung menuju ke arah Yoo Kyung, memeluk Yoo Kyung ke arahnya. Semua shock dengan tindakan Hyun Wook, tapi kemudian Hyun Wook mundur dan tanya, "Telur itu...itu kau, kan?"

Sinopsis Pasta Episode 5


Yoo Kyung berkata bahwa ia menerima 10 juta Won dari si penjual telur tapi berkeras bahwa ia tidak bersalah. Hyun Wook langsung keluar sementara President Seol berdiri dan heran melihatnya dengan curiga.

Yoo Kyung mengejar Hyun Wook ke garasi. Dia berkata bahwa ada yang akan diperlihatkan pada Hyun Wook. Hyun Wook minta Yoo Kyung masuk ke mobil dan mereka pergi meninggalkan semua orang yang bingung. Kedua grup koki bingung apa maksud 10 juta Won, pelukan itu, dan kemana mereka pergi saat ini.

Hyun Wook mengantar Yoo Kyung kembali menemui si penjual telur, Yoo Kyung protes ia merasa tidak bersalah dan memperlihatkan buku tabungannya yang menunjukkan saldo hanya 36.500 Won atau Rp 365.000. Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung mencoba membuktikan kalau ia menerima uang suap karena ia terlalu miskin ? (wow..Korea strict ya kalo ttg suap..)

Hyun Wook menyeret Yoo Kyung menemui si penjual telur. Hyun Wook menemukan mereka. Yoo Kyung berkata ia mengembalikan uang ke Chef Totti segera setelah ia menerima uangnya. Yoo Kyung yakin Totti akan mengembalikan ke penjual itu (Kang). Kang berkata ia tidak menerimanya, akhirnya keduanya saling berdebat. Hyun Wook berkata mereka hebat sekali dalam berakting.

Hyun Wook pergi (ia menjatuhkan telur satu krat), Yoo Kyung menahannya. Hyun Wook berubah wajahnya saat Yoo Kyung menyebut President Seol terlibat. Kang dan Yoo Kyung keduanya menyangkal menyuap presiden Seol.



President Seol menghitung penghasilan cafe dan mengirim sms ke Kim San untuk melaporkannya. Kim San yang sedang bersama kakaknya dan Oh Se Young memperlihatkan kecemasannya karena penghasilan La Sfera terus menurun. Se Young tanya apa ia menerima laporan secara harian. Kakak Kim San berkata ia akan keluar dan menyarankan agar keduanya tidur bersama saja. (what!)

Sementara itu, Hyun Wook dan Yoo Kyung kembali ke mobil mereka. Yoo Kyung masih merasa ia tidak bersalah. Mereka dipanggil oleh seseorang..seorang penjual mentimun yang menawarkan mereka makan ramen wow..mau!

Yoo Kyung minta Hyun Wook ikut makan, tapi Hyun Wook menggerutu dan mau pulang. Saat ia kembali beberapa saat kmd, ia berkata pada Yoo Kyung bahwa mobilnya hilang! lah.. Hyun Wook meninggalkan tasnya di mobil, jadi sekarang ia tidak punya mobil dan uang untuk taksi. Yoo Kyung juga hanya punya 36.500 won, ia tidak bisa membantu, maka ia hanya bisa menawarkan makan ramen gratis dan mencari tumpangan pulang.

Hyun Wook tidak punya alternatif lain, maka ia akhirnya duduk saja di samping Yoo Kyung. Yoo Kyung masih kesal karena Hyun Wook tidak percaya padanya.

Sementara mereka makan, Hyun Wook tanya apa mereka punya kimchi. Isteri penjual mentimun itu berkata mereka punya sesuatu yang lebih baik dan mengeluarkan....acar! Yoo Kyung membuatnya untuk pasangan itu, tapi acar ini beda dengan yang di restaurant. Ini buatannya sendiri. Suaminya diabetes jadi isteri penjual mentimun itu membuatnya tanpa gula. Setelah Yoo Kyung merasakan acar itu, ia merasakan sesuatu yang special dan memaksa Hyun Wook mencobanya. Keduanya terkejut dengan rasa acar isteri penjual mentimun itu, sangat enak biarpun tidak pakai gula.




Kemudian, mereka berdua duduk di bak belakang mobil penjual mentimun itu untuk pulang. Kedinginan. Hyun Wook berteriak pada Yoo Kyung karena tidak menerima tawaran pasangan itu untuk membayari taksi untuk mereka. Yoo Kyung berkata ia tidak akan menerima 1000 won pun dari orang lain dengan cuma2.

Di apartemen, San menemani Se Young keluar. se Young melihat bahwa San sangat berbeda saat sedang berbicara bisnis. Ia berubah menakutkan.

Tepat saat Hyun Wook dan Yoo Kyung kembali ke gedung itu. Kedua pasangan itu mau tidak mau bertemu.

San tanya apa Yoo Kyung sakit, karena ia menggigil kedinginan. Hyun Wook terus jalan. Yoo Kyung lari mengejarnya. San Menggerutu karena Hyun Wook membiarkan Yoo Kyung kerja terlalu larut dan membuatnya kerja sampai mati.

Saat mereka terus keluar, San melihat ekspresi wajah Se Young yang sedih saat ia memandang Hyun Wook. San tanya mengapa Se Young ingin tinggal di gedung ini, apa ada hubungannya dengan masa lalunya? se Young tertawa dan heran mengapa pemilik gedung tanya pertanyaan seperti itu pada penyewa potensial. Wow..jadi San yang punya apartemen?

San menyerahkan perjanjian kontrak sewa dan berkata ada kondisi tertentu. se Young harus tinggal dengan penghuni yang sudah ada. Siapa coba?

Paginya di La Sfera, para staf berkumpul di pagi hari. Yoo Kyung masuk dan para koki lama menekannya karena masalah penyuapan telur. Seok ho tanya kemana Yoo Kyung pergi dengan chef semalam. Ho Nam berkata bahwa tangan seorang koki seharusnya bersih, tapi uang mengotorinya. Seung Jae juga bergabung untuk mencium2 tangannya saat Hyun Wook masuk dan memukul belakang kepala Seung Jae.

Hyun Wook mengumumkan bahwa Konsul Jenderal Italia akan makan malam di restaurant ini. Semua harus bersiap untuk acara spesial ini. Seok Ho tanya apa Yoo Kyung masih boleh ada di dapur ini. Hyun Wook menoleh pada Presiden Seol dan meneruskan pertanyaan padanya.

Seol berkata Yoo Kyung bukan satu2nya orang yang dipertanyakan di dapur. Presiden seol menaikkan clipboard dengan hasil penjualan tahun ini dan tahun lalu. Penjualan tahun ini menurun drastis dan apakau tahu karena apa penjualan ini menurun? Acar! Ini semua karena ACAR!




Seol mengumumkan mulai besok, ia akan membuat laporan penjualan berbagai menu dan siapa yang membuatnya. Hyun wook terlihat tidak begitu senang dan ia menepuk tangannya dan pergi ke luar.

Kemudian Pres Seol dan Seok ho bertemu di kantor dan mendiskusikan masa depan La Sfera. Pres Seol menegaskan jika ada hal2 yang melenceng, maka Seok ho akan diangkat menjadi kepala chef.

Se Young dengan gembira tiba di apartemen dengan semua barang2nya. Ia bertemu Kim san dan kakakny, Kim Kang menegur adiknya karena tidak membantu Se Young pindah. Kim San berkata se Young tidak mau dirinya ada dan kakaknya berkata, "Jika seorang wanita berkata tidak, apa kau pikir ia benar2 bermaksud demikian?" Kim Kang lalu berkata mereka sebaiknya makan di La Sfera besok siang.

Di dalam kantornya, Hyun Wook mencoba melacak Chef Totti untuk membicarakan uang telur itu. Para koki baru menemui Hyun Wook dan minta agar Yoo Kyung di pecat. Mereka berkata kelakuan Hyun Wook tidak seperti biasanya dan membuat Pres Seol menjadi melawan mereka. Hyun Wook berkata agar mereka fokus pada pekerjaan mereka dan keluar.

Yoo Kyung menghabiskan waktunya dengan menghadapi ejekan teman2 kerjanya mengenai masalah uang dari penjual telur itu. Yoo Kyung menemui Hyun Wook di ruang makan dan Hyun Wook mengikutinya ke dapur yang kosong. Hyun Wook mengingatkan atas kedatangan Konjen Itali dan agar Yoo Kyung memastikan mereka punya semua yang diperlukan. Yoo Kyung berkata ia tahu apa yang akan dipesan sang Konjen, Vongole (linguini atau spaghetti dengan kerang). Hyun Wook melihatnya dengan tatapan skeptis dan tanya bagaimana Yoo Kyung tahu.




Yoo Kyung : "Tahu saja"
Hyun Wook : "Tahu saja?"
Yoo Kyung : "Aku cukup yakin.."
Hyun Wook : "Cukup yakin, kepalamu.."

Yoo Kyung berkata sang Konjen belum pernah memesan pasta yang sama dua kali dan dari 30 menu pasta hanya ada satu jenis pasta yang belum pernah ia pesan. Vongole. Hyun Wook tidak yakin begitu saja. Hyun Wook mengambil sumpit masak besar dan mengarahkannya pada Yoo Kyung. Menyudutkan Yoo Kyung ke bak cuci. Hyun Wook berkata agar tidak berspekulasi, sebelum Yoo Kyung dapat menjawab, Hyun Wook menariknya dan mau mengetokkan kepalanya ke kepala Yoo Kyung. Di saat krusial itu, para koki muncul dan melihat mereka.

yummy...


Malamnya, sang Konjen Italia tiba dengan rombongannya. Termasuk Se Young. Semua menyambut kedatangannya. Hyun Wook tidak suka melihat Se Young.

Di dalam dapur, semua staf sibuk menyiapkan semua pesanan. Hyun Wook mulai menyiapkan makanan dan berkata bahwa pesanan Konjen akan segera tiba. Semua staf dapur bergegas dengan pesanan mereka.

Saat para koki menyiapkan makanan, sang Konjen mulai memesan. Seperti sudah diantisipasi oleh Yoo Kyung, ternyata memang benar Vongole! Flower ccoks kita menawarkan diri untuk membuatnya, tapi Hyun Wook berkeras agar Yoo Kyung yang akan menyiapkanya.




Semua koki kaget dengan keputusan itu. Menambah kekusutan di dalam dapur, Hyun Wook memberikan Yoo Kyung sebotol anggur pribadinya untuk membuat saus pasta.


Sang konjen sudah mulai selesai dengan makan malamnya. Konjen berkata pada Se Young bahwa makanan di restaurant ini terasa sangat otentik seperti masakan Italia dan bertanya-tanya apa ini karena Chef baru itu. Konjen ingin berjumpa dengan sang chef dan koki yang menyiapkan Vongole. Saat Hyun Wook dan Yoo Kyung tiba di meja mereka, Sang Konsul memuji Vongole Yoo Kyung.


Karena ingin menghargai maka Konjen memberikan anggur mahal khas Italia, Barolo pada cafe ini. Hyun Wook dan Se Young merasa tidak begitu nyaman dengan disebutnya anggur itu. Sepertinya ada sesuatu dengan anggur itu dan mereka. Mereka mengambil foto bersama, Se Young mengambil kesempatan untuk berfoto dekat dengan Hyun Wook.


Sang Konjen pulang dengan perasaan puas dan Yoo Kyung kembali ke dapur dengan perasaan senang. Kegembiraan-nya lenyap saat ia menyadari semua koki melihatnya dengan dingin, karena sudah menjadi peliharaan sang Chef.



Kemudian ada flashback ke tahun 2005, saat Hyun Wook dan Se Young masih menjadi mahasiswa Culinary di Italia. Se Young sedang sakit dan Hyun Wook memasak Samgyetang (sup ayam ginseng Korea) untuknya. Se young memuji Hyun Wook yang berhasil mendapatkan ginseng untuk sup ini. Ini membuat mereka membicarakan mengenai kompetisi memasak yang akan datang. Hyun Wook berkata ia akan menggunakan ginseng dalam pastanya. Se Young cemas kalau rasanya akan menjadi terlalu pahit, Hyun Wook memperlihatkan pada Se Young anggur Barolo yang akan mengurangi rasa pahit ginseng.


Masakan Hyun Wook

Masakan Se Young

Saat kompetisi, Se young tampaknya benar karena para juri serta merta menolak pasta ginseng Hyun Wook. se Young sebaliknya dimahkotai sebagai pemenangnya. Hyun Wook heran apa yang salah. Hyun Wook merasakan pastanya dan kemudian anggurnya dan ia menyadari bahwa Se Young sudah menyabotasi masakannya.

Se Young merusak anggur dengan memasukkannya ke dalam pot berisi air mendidih. Se Young berkata ia ingin pergi ke Roma, tidak peduli betapa kerasnya ia mencoba, ia selalu menjadi yang kedua setelah Hyun Wook. Rupanya, kerja keras tidak selalu pilihan yang bagus.



Saat se Young merayakan kemenangannya dengan piala dan bunga, Hyun Wook membanting botol anggur dengan keras di meja, menatap Se Young dengan sedih dan keluar.

Kembali ke masa kini, Se Young dan Hyun Wook berbicara pribadi,

Se Young : "Saat itu aku membuat kesalahan, yang membuatku merasa malu. Itu adalah kesalahan."
Hyun Wook : "Kesalahan? Bukan, itu nyata perbuatanmu. Perbuatanmu untuk menyabotase aku, bukan kesalahan. Untukmu, mencintaiku adalah kesalahan, bukan?"

Hyun Wook kemudian kembali ke ruang loker dan mengumumkan bahwa mereka akan makan malam. Eun Soo dan Yoo Kyung memasak babi iris dan staf yang lain minum anggur Barolo di ruang makan. Suasana masih terasa tegang, padahal Hyun Wook sudah mencoba membujuk mereka dengan anggur mahal.

Saat Yoo Kyung masuk, Hyun Wook memanggilnya untuk duduk di sebelahnya. Menyadari bahwa teman2nya tidak akan menyukainya, Yoo Kyung ragu2. Hyun Wook menarik Yoo Kyung dan mendudukkan-nya di kursinya dan ia berdiri. Hyun Wook berkata pada semua, jika mereka ingin ia melakukan hal yang benar, ia akan memecat Yoo Kyung. Tapi, sebenarnya orang yang membuat kalian marah adalah dia. Hyun Wook tahu mereka kesal dengannya karena perubahan2 di restauran.

Hyun Wook minta agar mereka mempercayai customer mereka karena customer akan menjadi yang pertama dalam mengenali kualitas. Jika ia gagal, Hyun Wook bersedia memecat dirinya sendiri.

Akhirnya semua pergi kecuali Hyun Wook dan Yoo Kyung. Yoo Kyung minta maaf karena membuat Hyun Wook mendapat masalah tambahan dan menawarkan mengantar Hyun Wook pulang. Hyun Wook berkata agar yoo Kyung pulang duluan.

Saat Yoo Kyung sampai ke apartemen-nya, dia menemukan ada penghuni baru, Se Young sudah pindah ke dalam apartemen-nya. Yoo Kyung mengira ia harus keluar, tapi Se Young berkata bahwa Yoo Kyung masih boleh tinggal di sini karena sang pemilik apartemen berkeras. Yoo Kyung terlihat heran dan tanya siapa pemilik apartemen ini. Se Young menyadari Yoo Kyung tidak tahu bahwa Kim San adalah pemiliknya dan ia pura2 tidak tahu.



Paginya, Hyun Wook dan San bertemu di apartemen. Terganggu dengan komentar San beberapa hari sebelumnya, Hyun Wook heran apakah San tidak terlalu berisik untuk seorang customer? Lagipula, apa urusan San jika Hyun Wook mempekerjakan Yoo Kyung sampai mati atau tidak? Lebih lanjut, sebagai customer, San tidak terlihat punya aturan, meminta jasa pengiriman saat mereka tidak melayani pengiriman, memesan saat restaurant sedang istirahat, mengirim makanan yang masih utuh kembali ke dapur, dll.

San membalas sebagai Chef, Hyun Wook tidak terlihat memiliki aturan juga, ia tidak bisa memaksa customer memakan masakan yang mengerikan. Jika dapur kacau maka 97% kesalahan ada pada Chef.

Di restaurant, Pres Seol mengumumkan bahwa laporan penilaian akan dimulai hari ini. Hyun Wook sekali lagi melacak jejak Chef Totti. Yoo Kyung berjalan menuju ruang rapat dan hyun Wook berjalan di belakangnya, Hyun Wook berkata agar memperhatikannya selama rapat. Jika Hyun Wook memberi tanda, Yoo Kyung harus menelepon nomor yang ditulis di kertas.

Saat meeting, Pres Seol menjelaskan bahwa grafik yang menunjukkan performance para koki warnanya biru. Sedangkan garis oranye adalah keluhan customer. Yoo Kyung berdiri dan tanya mengapa garis oranyenya adalah yang paling panjang? Presiden Seol berteriak, "ACAR!!! Kau bertanggung jawab dengan acar."

Ada keributan di restaurant. Ketiga koki wanita yang dipecat datang dan bertengkar dengan Ho Nam, mengapa ia tidak menjawab telp Mi Hee. Kemudian sang suplier telur datang diikuti ayah Yoo Kyung.

Dalam rapat, presiden Seol tanya mengapa Yoo Kyung belum dipecat karena masalah suap. Seol ingin tahu apa rencana Hyun Wook. Hyun Wook memberikan tanda pada Yoo Kyung dan Yoo kyung menghubungi no di kertas yang ternyata adalah..no. Hyun Wook.



Hyun Wook menjawab telp itu dan berkata, "Ah..Chef Totti" dan membuat semua bengong karena ia berbicara dengan bahasa Italia. Seol kelihatan kaget dan Hyun Wook 'berbicara' dengan 'Chef Totti' lalu menyerahkan telp ke Seol, Hyun Wook berkata, bahwa Totti ingin berbicara dengan Seol. Tentu saja Seol menolak.

Seol mengaku dihadapan semua staf dengan wajah merah, Ya memang dirinyalah yang sudah menerima 10 juta Won itu dari Totti. Hyun Wook menyeret Seol turun ke tangga di depan semua staf yang melongo. dan juga San (yang sedang makan siang dengan kakaknya). mendorong Seol ke arah dinding dan berteriak, "Kau dipecat!!!"


Malam itu, Hyun Wook menemui Yoo Kyung di lobby apartemen dan berkata agar Yoo Kyung membuat acar tapi seperti untuk orang2 dengan penyakit diabetes, yaitu tanpa gula. Yoo Kyung serta merta setuju.

Hyun Wook menggelengkan kepalanya dan menyebut semua yang sudah ia lakukan untuk Yoo Kyung, membuktikan ia tidak bersalah, mengijinkannya menjadi koki, sekarang mengijinkannya membuat acar, dan hanya itu yang Yoo Kyung katakan?


Yoo Kyung dengan impulsive mencium pipi Hyun Wook, membuat Hyun Wook kaget. Yoo Kyung juga kaget dengan tindakannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar